Cara dan Doa Berhubungan Intim Suami Istri Menurut Islam

WEBIslami.com – Berhubungan Intim Suami Istri Menurut Islam ada tiga yaitu doa sebelum melakukan, doa ketika keluar air mani, dan doa setelah selesai. Dalam Berhubungan Intim juga harus memperhatikan Cara dan larangannya.

Berhubungan Intim harus diketahui oleh para pasangan suami istri yang akan melakukan hubungan intim. Sebagai manusia normal, tentu saja kita semua mempunyai hasrat untuk melakukan hubungan, terutama bagi yang sudah menikah. Dalam Islam, melakukan hubungan suami istri adalah wajib hukumnya karena ini merupakan salah satu kewajiban sebagai sepasang suami istri. Islam sudah mengatur secara detail bagaimana cara berhubungan suami istri yang baik dan benar. Nah, sebagai makhluk yang sempurna, hendaknya ketika berhubungan suami istri atau bersetubuh juga harus dilakukan dengan cara yang mulia ini.

Islam sudah mengajarkan bagaimana Cara Berhubungan Intim Menurut Islam yang baik dan doa bagi pasangan suami istri. Ada tiga doa yang diajarkan oleh Islam ketika bersetubuh yaitu doa sebelum Berhubungan Intim, doa ketika mengeluarkan air mani, dan Doa setelah selesai melakukan hubungan badan suami istri.

Untuk lebih jelasnya berikut 3 Lafadz Doa Bersetubuh Suami Istri Menurut Islam:

1. Doa Bersetubuh sebelum melakukan hubungan badan

Sebelum melakukan hubungan badan antara suami dan istri sebaiknya melafalkan doa terlebih dahulu. Adapun doanya yaitu:

بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

“Allahumma janibnasyaithana wa janibnisyathanamarazaqna”.

Doa ini bermakna bahwa Anda memohon agar dijauhkan dari setan yang bisa merusak hubungan suami istri Anda dan menjauhkan setan dari rezeki yang Allah berikan kepada Anda. Doa ini dilafalkan sebelum Anda memulai untuk melakukan hubungan suami istri.

2. Doa Bersetubuh ketika mengeluarkan air mani

Ketika mengeluarkan ari mani juga harus berdoa agar air mani yang dikeluarkan bisa memberikan keturunan yang baik. Adapun doa ketika mengeluarkan air mani yaitu:

اَللّهُـــمَّ اجْعَــلْ نُطْفَتَــنَا ذُرّ ِيَّةً طَيِّــبَةً

“Allahummaj’alnuthfatna dzurriyyatan thayyibah”.

Arti dari doa ini yaitu Ya Allah, semoga sperma yang kami keluarkan bisa menghasilkan keturunan yang baik.

3. Doa Bersetubuh setelah selesai melakukan hubungan badan

Setelah selesai melakukan hubungan badan hendaknya pasangan suami istri harus berdoa dengan mengucapkan hamdalah. Doa setelah melakukan hubungan badan ini ditujukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan kenikmatan yang begitu indah ketika melakukan hubungan badan suami istri.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا

“ALHAMDU LILLAAHI LLADZII KHALAQA MINAL MAA I BASYARAA”

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan)

Selain melafalkan doa bersetubuh, Islam juga mengajarkan bagaimana Cara atau etika ketika melakukan hubungan badan. Adapun Cara dan Doa Bersetubuh Suami Istri Menurut Islam yaitu:

  1. Melakukan dalam keadaan yang masih suci

Adab atau etika dalam bersetubuh yang pertama yaitu melakukan hubungan suami istri dalam keadaan yang suci. Keadaan suci yang dimaksud di sini adalah keadaan tubuh yang suci bebas dari hadas besar maupun hadas kecil. Pasangan suami istri yang akan melakukan hubungan badan hendaknya dalam keadaan yang bersih sehingga tidak membawa kuman atau bakteri ketika melakukan hubungan badan. Disarankan untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan suami istri. Wudu bisa menghilangkan hadas kecil yang menempel pada tubuh, dan sangat disarankan jika melakukan buang air kecil terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan badan.

  1. Shalat sunah dua rakaat terlebih dahulu

Islam juga menyunahkan para pasangan suami istri yang baru menikah untuk melakukan shalat sunah dua rakaat terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan suami istri. Shalat sunah ini dilakukan agar jiwa pasangan suami istri menjadi bersih dari berbagai macam penyakit hati. Melakukan shalat sunah dua rakaat ini hendaknya dilakukan secara berjamaah oleh pasangan suami istri. Niat untuk melakukan shalat sunah ini sama dengan shalat sunah lainnya, yaitu berniat untuk shalat sunah karena mengharap rida dari Allah dan dijauhkan dari berbagai bahaya selama melakukan hubungan badan suami istri.

  1. Bercanda terlebih dahulu

Sebelum melakukan hubungan badan suami dan istri sebaiknya pasangan suami istri bercanda terlebih dahulu. Bercanda atau senda gurau sangat dianjurkan ketika akan melakukan hubungan suami istri, hal ini akan membuat istri menjadi rileks dan tidak merasa tegang serta takut. Senda gurau yang disarankan sebelum melakukan hubungan suami istri adalah senda gurau yang mesra. Pasangan suami istri bisa saling memegang anggota tubuhnya sambil bergurau. Gurauan-gurauan kecil yang diciptakan sebelum berhubungan intim akan membuat pasangan semakin mesra dan harmonis.

  1. Mencium dan memeluk istri

Mencium dan memeluk mesra istri adalah bagian dari etika yang baik ketika melakukan hubungan intim. Suami sebaiknya melakukan pemanasan atau dalam istilahnya melakukan foreplay terhadap istrinya sebelum melakukan hubungan badan. Kegiatan pemanasan ini bertujuan untuk membuat istri menjadi nyaman dan tidak merasakan sakit ketika sedang melakukan hubungan inti. Pemanasan yang dilakukan juga bisa membuat istri menjadi lebih nyaman sehingga secara psikologis istri akan merasa lebih siap untuk berhubungan badan dengan suami. Foreplay juga termasuk salah satu cara untuk merangsang gairah pada suami istri yang akan melakukan hubungan badan.

  1. Membaca doa

Membaca doa merupakan adab yang paling penting ketika melakukan hubungan intim dengan pasangan. Dalam sebuah hadis disebutkan jika pasangan suami istri tidak berdoa atau minimal menguapkan basmalah maka dalam melakukan hubungan intimnya akan diganggu oleh setan. Lafalkanlah doa bersetubuh yang sudah dijelaskan sebelumnya, jangan lupa juga melafalkan doa ketika mengeluarkan air mani dan ketika sudah selesai melakukan hubungan badan dengan suami atau istri. Doa ini tidak perlu dilafalkan terlalu keras cukup dalam hati atau lirih saja.

  1. Melepaskan semua pakaian

Adab atau etika ketika bersetubuh yang selanjutnya adalah melepaskan semua pakaian yang melekat pada diri suami maupun istri. Melepaskan pakaian selama melakukan hubungan intim suami dan istri ini akan membuat tubuh menjadi mudah bergerak dan merasakan kenyamanan. Selain itu, dengan bertelanjang bulat hubungan suami istri akan semakin nikmat dan penuh dengan kehangatan. Walaupun ada beberapa ulama yang mengatakan bahwa ketika melakukan hubungan suami istri sebaiknya ada kain yang menutupinya.

  1. Lakukan di tempat yang tertutup

Adab atau etika dalam bersetubuh yang terakhir adalah dengan melakukannya di tempat yang tertutup. Melakukan hubungan intim antara suami dan istri memang wajib dan tidak menimbulkan dosa. Walaupun demikian, pasangan suami istri tetap harus melakukan hubungan intim ini di tempat yang tertutup dan tidak diketahui oleh banyak orang. Hal ini untuk menjaga kesopanan dan menghindarkan diri dari fitnah yang keji.

Baca Juga : Bacaan Doa Tolak Bala Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Islam merupakan agama yang indah dan sudah mengatur semua hal termasuk Berhubungan Intim. Ketika melakukan hubungan suami dan istri, ada beberapa larangan yang harus dipatuhi. Di antaranya yaitu dilarang menggauli atau berhubungan tubuh dengan istri yang sedang datang bulan dan Berhubungan Intim melalui lubang dubur. Dua hal ini adalah larangan yang harus dipatuhi oleh setiap pasangan suami istri. Berhubungan Intim ketika masa datang bulan akan menyebabkan berbagai penyakit timbul baik untuk sang istri maupun suami, jadi Islam sangat melarang untuk melakukan hubungan ketika istri sedang datang bulan.  Menyetubuhi istri dari dubur atau anus juga dilarang, suami bisa menyetubuhi istrinya dari arah mana saja yang terpenting tidak boleh lewat dubur. Jangan lupa pula untuk melafalkan doa Berhubungan Intim ketika menggauli istri.