Doa Yang Didengar dan Waktu Yang Tepat Agar Doa Mustajab

Doa Mustajab bermakna sebuah doa yang kemungkinan dikabulkan atau diijabahi oleh Allah SWT lebih besar. Doa-doa semacam ini merupakan doa-doa yang cukup sakral. Meskipun semua Doa yang dipanjatkan oleh hambanya tidak ada yang terlewatkan dan selalu didengar oleh Allah SWT, tetap ada beberapa doa yang menjadi prioritas oleh Allah SWT untuk dikabulkan terlebih dahulu.

عن أبي هريرة -رضي الله عنه- قال قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: “ليس شيء أكرم على الله من الدعاء

Artinya : Dari Abu Hurairah RA, berkata : “Rasulullah SAW” bersabda :”Tidak ada sesuatu yang lebih mulia bagi Allah SWT selain doa(H.R. Tirmidzi)

Mengenai kekuasaan Allah SWT memang kita tidak perlu ragu dan menaruh rasa tidak percaya, selama kita sebagai hambanya selalu bertakwa dan memohon kebaikan untuk diri kita dan urusan dunia dan juga akhirat, maka doa yang kita ucapkan dan kita mohonkan kepada Allah akan berimbas baik juga kepada Allah. Meskipun seringkali beberapa orang merasa berputus asa atau merasa lelah untuk terus menjaga semangatnya berdoa dan meminta kepada Allah SWT yang maha memberi karena doanya tak kunjung mendapat jawaban, ingatlah bahwa doa bisa diibaratkan seperti kayuhan sepeda yang semakin sering dan kuat kayuhan kita maka jawabannya akan lebih cepat sampai. (Baca : 3 Doa Nabi Sulaiman Yang Paling Mustajab)

WEBIslami.com menjelaskan Ada beberapa jenis doa yang dinilai cukup mustajab yang bisa dijelaskan berdasarkan dari orang yang memohon atau yang berdoa itu sendiri. Beberapa doa yang dipercaya mustajab atau jaminan akan dikabulkan oleh Allah SWT  adalah doa dari orang-orang berikut ini:

1. Doa seorang ibu

Seorang ibu merupakan sosok keramat yang amat dihargai dan tinggi derajatnya dalam Islam. Doa yang dipanjatkan seorang ibu atas anaknya dipercayai memiliki kekuatan diijabahi lebih besar jika dibandingkan oleh doa yang dipanjatkan lainnya. Doa seorang ibu dinilai sangat mustajab dan hal ini telah banyak diketahui oleh banyak orang di seluruh dunia. Tak heran bagi seorang anak yang hendak bekerja atau hendak memiliki urusan tertentu seringkali meminta doa kepada sang ibu supaya semuanya menjadi lancar. Hal ini karena doa seorang ibu termasuk ke dalam salah satu doa mustajab yang kemungkinan untuk segera dikabulkan oleh Allah sangat besar. Si anak akan meminta doa karena meyakini hal tersebut dengan harapan agar urusan dan jalan yang ditempuh akan menjadi lebih mudah dan dilancarkan segalanya oleh Allah SWT. Tak hanya dalam bentuk doa, segala sesuatu yang kita lakukan dengan niatan dalam hati untuk menyenangkan ibu atau membahagiakan ibu kita pun niscaya akan menjadi prioritas juga bagi Allah untuk memperoleh ridhonya. Wallahu alam bishawab.

2. Doa muslim untuk saudara yang jauh

Ada sebuah hadist shahih yang mengatakan bahwa Rasulullah pernah bersabda bahwa sebuah doa yang dipanjatkan seorang Muslim untuk saudaranya yang sedang tidak berada di hadapannya akan diamini oleh malaikat. Kurang lebih seperti bunyi hadist shahih dari kitab doa yang berkaitan. Selain itu, dasar lain yang bisa menguatkannya adalah Imam An-Nawawi yang menyampaikan keutamaan dari doa tersebut. Doa yang kita panjatkan sebagai umat Muslim kepada Allah yang berisi mengenai kebaikan-kebaikan yang hendaknya dilimpahkan kepada saudara dan saudari sesama Muslim yang berada jauh dari kita dan tanpa mereka tahu bahwa kita mendoakan ternyata memiliki nilai yang luar biasa. Selain dinilai lebih berbobot, doa semacam itu dianggap mustajab karena dinilai lebih tulus dan ikhlas.

3. Doa pada saat berpuasa

Merujuk pada sabda Rasulullah SAW yang shahih yang kurang lebih mengatakan bahwa ada tiga macam doa yang diijabahi atau mustajab adalah doa orang tua terhadap anaknya, doa orang yang sedang menahan hawa nafsu atau berpuasa dan juga doa seorang musafir. Hal ini tentunya menguatkan ibadah puasa bahwa berpuasa dalam Islam merupakan salah satu ibadah yang sungguh dimuliakan. Dan lagi, hal ini membuktikan bahwa dengan berpuasa Insha Allah ridho Allah akan senantiasa bersama kita umat-umat yang bertakwa.

4. Doa orang yang sedang kesulitan

Allah telah berfirman dalam surat An-Nami pada ayat 62 yang menguatkan statement bahwa orang-orang yang terpaksa memiliki doa yang lebih mustajab dan diijabahi. Doa mustajab yang disampaikan oleh orang-orang yang sedang berada dalam kesulitan itu bisa diartikan sebagai orang-orang yang berada dalam sakit, hidup yang serba kekurangan atau sedang tertimpa musibah. Namun sebagian ulama berpendapat lain dalam hal ini, adapula yang mengatakan bahwa orang yang terpaksa yang dimaksud adalah orang-orang yang berdosa. Wallahu’alam bishawab.

5. Doa orang yang terdzolimi

Doa kelima yang dipercaya mustajab adalah doa yang lahir dari mulut dan hati seseorang yang berada dalam keadaan terdzoldimi. Dengan kata lain orang yang sedang teraniaya, doanya akan lebih didengar oleh Allah. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa takutlah kita kepada orang-orang yang sedang dalam keadaan teraniaya karena doa merekalah akan dikabulkan. Hal ini disampaikan dalam kalimat “sebab tak ada hijab antaranya dengan Allah”. Sedangkan Abu Hurairah juga berpendapat sama bahwa doa orang yang teraniaya akan dikabulkan oleh Allah, sekalipun jika ia adalah yang termasuk ke dalam golongan orang durhaka, maka kedurhakaannya itu akan kembali pada dirinya sendiri.

6. Doa yang datang dari orang yang berbahagia

Perlu diingat bahwa ketika doa kita diijabahi atau dikabulkan oleh Allah SWT, kita tidak boleh menjadi hamba yang sombong bahkan yang lupa kepada Tuhannya. Allah lah mengabulkan doa kita, maka jadilah hamba yang tetap taat, tidak lupa untuk bersyukur dan menjaga doa kita kepada Allah Ta’ala. Ternyata, Allah pun menjaga kedekatan hambanya yang tetap berdoa meskipun sedang berada dalam keadaan lapang atau sedang bersuka cita. Mengingat kebiasaan buruk manusia yang seringkali terlupa akan nikmat yang diberikan oleh Allah bisa menjauhkannya dari Allah, orang yang ingin doanya tetap mustajab ketika susah dan sedih sebaiknya harus tetap berdoa meskipun dalam keadaan bersuka cita.

Doa Yang didengar tak hanya berdasarkan siapa yang memanjatkannya kepada Allah SWT, namun adapula beberapa waktu yang perlu diperhatikan supaya doa yang dipanjatkan pada saat itu lebih mustajab dan dikabulkan oleh Allah. Waktu-waktu dimana doa menjadi lebih mustajab adalah pada waktu sesaat setelah sholat. Anda bisa berdoa dengan khusyuk setelah mengucapkan dalam sholat diatas sajadah. Ibaratnya, doa yang diucapkan pada waktu sehabis sholat adalah momen dimana Anda masih berada sangat dekat dengan Allah karena baru saja sholat fardhu.

Selain itu, Anda juga bisa berdoa tentang berbagai kebaikan dan mengharap ridho Allah SWT pada waktu sepertiga malam terakhir. Waktu pada sepertiga malam terakhir juga dikenal sebagai waktu sholat tahajud yang paling utama. Dimana semua orang tertidur sedangkan ada hamba Allah yang terbangun, menunaikan sholat tahajud dan memohon berbagai kebaikan. Hal ini juga berkaitan dengan firman Allah bahwa Allah turun disetiap sepertiga malam dan sangat dekat dengan kita. Jaminan dikabulkannya doa akan lebih besar jika dipanjatkan di waktu-waktu ini.

Baca Juga : Doa Masuk Masjid dan Keluar Masjid

Demikian beberapa hal seputar doa mustajab dan waktu-waktu yang tepat untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT supaya doa didengar dan dikabulkan oleh Allah. Berdoalah dengan baik, memohon kesejahteraan dan kebaikan tentunya akan lebih mulia daripada berdoa dan memohon suatu keburukan kepada Allah. Jangan sampai dengan berdoa kita juga menjadi orang yang sombong dan enggan berusaha lalu mengandalkan doa sebagai satu-satunya harapan untuk mendapatkan apa yang kita ingini. Wallahu’alam Bishawab. Semoga artikel ini bermanfaat untuk saudara Muslim dimanapun berada.