Sheikh Dr Ismail Kassim Itu Siapa ? Kenapa dengan Dakwahnya?

Berita Islam – Sheikh Dr Ismail Kassim seorang manusia yang dilahirkan di Sabah, Malaysia, pada tahun 1966 silam. Dia bisa disebut sebagai Pendakwah dari Negara Jiran Malaysia yang belakangan diketahui oleh Para Guru-Guru Ahli Fiqh Mazhab Syafi’i (Baca : Guree) Pada Lembaga Pendidikan Islam Mahadal Ulum Diniyah Islamiyyah, Mudi Mesra, Samalanga.

Siapa Sheikh Dr Ismail Kassim itu ? Namun, Belakangan ini diketahui penyimpangan yang dilakukan oleh Sheikh Dr Ismail Kassim dalam bidang Ilmu Tauhid atau akidah, dengan tidak menunggu waktu lama, Abu MUDI langsung bergegas mengirimkan sebuah Team Elit dibidangnya untuk menyelidiki lebih lanjut, Pada tanggal 6 februari 2016, Sheikh Dr Ismail Kassim mengadakan seminar tentang Islam di Hotel Oasis Lueng Bata Banda Aceh dan juga dalam acara tersebut diundanglah Ulama Besar Aceh, Syaikhuna Abu MUDI dan juga 10 dewan guru, namun Abu MUDI menugaskan 8 Lajnah Bahtsul Masail Lembaga Pendidikan Islam Mahadal Ulum Diniyah Islamiyyah untuk mengikuti dan juga memantau seminar tersebut.

Kenapa dengan Dakwah Syaikh Dr Ismail Kassim?

Dalam seminar tersebut, Sheikh Ismail Kassim diketahui banyak mengeluarkan kata-kata penyimpangan dan juga bertindak amat marah ketika dikritisi, lebih-lagi mengancam kafir bila orang menolak ilmu LA ILAHA ILLALLAH yang dia bawakan seperti kutipan admin pada Website Resmi Dayah Terbesar di Aceh Tersebut.

Berikut ini hanya dikutip 10 dari 28 pernyataan Syaikh Ismail Kassim dalam acara tersebut dikhabarkan telah keluar dari akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah:

  1. Jika hanya dengan memuji dengan lidah, maka manusia tersebut hanyalah muslim dan bahkan hanya seorang muslim munafiq, namun jika dia memuji dengan Qalbu, maka dia baru dikatakan Mukmin.
  2. Setiap 3 (Tiga) bulan, Syaikh Abdul Qadir al-Jailani mengutus 40 khalifah keseluruh muka Bumi.
  3. Dalam menafsirkan sebuah ayat dalam Al-Quran, tidak dibolehkan oleh  Sheikh Dr Ismail Kassim menggunakan kitab tafsir, akan tetapi mesti merujuk pada penafsiran para Aulia Allah. Seperti dalam bukunya pada hal. 57, dalam menafsirkan surat Al-Baqarah ayat 8. “Mengapa Allah menurunkan ayat-ayat menafikan Iman para sahabat dan juga kaum muslimin” padahal dalam kitab-kitab tafsir, ayat ini diturunkan kepada kaum Munafiq. Dalam Dakwahnya, Sheikh Dr Ismail Kassim mengatakan bahwa Sebagian para Sahabat munafik berdasarkan surat Al-Baqarah ayat 8 tersebut.
  4. Selanjutnya Sheikh Dr Ismail Kassim mengatakan bahwa Ketika ia menyampaikan Ilmu Syahadah, maka bukan ia yang menyampaikan, tetapi Allah SWT sendiri yang menyampaikannya. Bahkan ketika ia menyampaikan ilmunya kepada suatu majelis, maka Rasul / Nabi Allah pun boleh datang untuk ajar kalimat LA ILA HA ILLALLAH.
  5. Perkataan Sheikh Dr Ismail Kassim yang menyimpang dengan akidah Aswaja selanjutnya adalah ia mengatakan, Menafsirkan Al-qur’an adalah sebuah perbuatan yang menyempitkan makna Al-Qur’an dan juga sebanyak 50 Mufassir / Ahli Tafsir Al-Qur’an mati dengan mengenaskan, karena menyempitkan makna Al-Qur’n, oleh karena itu menurut Otak Syaikh yang menyimpang ini, para Aulia, termasuk Syaikh Abdul Qadir al-jailani tidaklah berani menafsirkan makna Al-Qur’an.
  6. Hadits tentang berpeganglah dengan teguh kepada Al-Qur’an dan hadits adalah palsu, hadis mursal, jadi yang Shahih adalah berpegang kepada Al-Qur’an dan keluarga-ku (Ahlul Bait).
  7. Para sahabat Rasulullah SAW, selain Ali bin abi thalib dan Abu Bakar Siddiq menjadi orang munafik, karena memperlihatkan zikir sa’at Nabi Muhammad SAW mengatakan جددو ايمانك.
  8. Sheikh Dr Ismail Kassim yang di khabarkan Penganut SYIAH mengatakan bahwa tidak Manusia itu dekat dengan Allah SWT dengan Ibadat. Contohnya adalah Syaitan, beribadah ribuan tahun tapi dilaknat oleh Allah SWT, dan Malaikat, beribadat ribuan tahun lamanya, akan tetapi tidak dapat naik ke atas ‘arasy untuk bertemu langsung dengan Allah SWT dan Malaikat itu akan terbakar saat mencoba untuk naik. Hanya dengan ilmu Syahadah versi  Sheikh Dr Ismail Kassim inilah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  9. Rasulullah SAW mengajarkan 4 macam syirik kepada para sahabatnya selama 13 tahun lamanya, baru kemudian disuruh untuk beribadah kepada Allah SWT.
  10. Seluruh Nabi selain nabi Muhammad SAW, syirik kepada Allah SWT melalui akal, Qalbu, Ruh dan sirri namun tidak syirik melalui jasadnya. Dan Allah SWT melarang seluruh nabi untuk melakukan syirik, ini karena seluruh manusia termasuk Nabi Sendiri punya potensi untuk syirik.

18 Lagi Terkait Dakwah Sheikh Dr Ismail Kassim ini dapat anda Baca sendiri selanjutnya di Website Mudimesra dengan alamat http://lbm.mudimesra.com/2016/02/mengungkap-penyimpangan-dr-ismail-kassim.html.

Video Rekaman Dakwah Sheikh Dr Ismail Kassim.

Video Dakwah Sheikh Dr Ismail Kassim Yang Pertama

Video Dakwah Sheikh Dr Ismail Kassim yang Ke dua

Video Dakwah Sheikh Dr Ismail Kassim Yang Ke Tiga

Kabar Lainnya Bagus Untuk di Baca : Hukum Merayakan Ulang Tahun dan Imam Qasthalani Boleh Memperingati Maulid, Wahabi Kok Bid’ah?

Semoga dengan penemuan dari TIM Dakwah Lajnah Bahtsul Masail Lembaga Pendidikan Islam Mahadal Ulum Diniyah Islamiyyah semoga ada keputusan dari pihak berwenang (MPU / Pemerintah) untuk melarang Sheikh Dr Ismail Kassim datang ke Aceh.