Tata Cara Shalat dan Doa Istikharah Yang Benar

Doa Istikharah merupakan doa ketika seorang Muslim mengalami kegundahan atau merasa bingung karena banyaknya pilihan. Sebelum membaca doa ini sangat dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunah dua rakaat terlebih dahulu. Shalat ini disebut dengan shalat istikharah, muslimin dan muslimat tentu sudah tidak asing lagi dengan shalat sunah ini. Walaupun mungkin belum pernah melakukannya, tapi setidaknya Anda pasti pernah mendengarnya bukan? Doa dan shalat istikharah ini merupakan doa untuk dibukakan hatinya ketika akan memilih dua atau lebih pilihan yang sedang dihadapi. Biasanya orang melakukan istikharah jika sedang mengalami kebingungan memilih calon pendamping.

Apakah doa istikharah dan shalat istikharah ini hanya dilakukan ketika bingung untuk memilih calon pendamping saja? Jawabannya tentu saja tidak, Doa dan shalat istikharah ini  bisa dilakukan ketika seseorang sedang mengalami kebimbangan akan keputusan yang akan diambilnya baik dalam urusan pendamping, pekerjaan, dan urusan lainnya. Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa jika seorang Muslim mengalami kebimbangan, hendaklah shalat sunnah dua rakaat dan memohon petunjuk kepada Allah SWT tentang pilihan mana yang paling tepat. Shalat istikharah ini tidak hanya dilaksanakan ketika mengalami kebingungan untuk memilih saja tapi juga ketika seorang Muslim mengalami kebimbangan akan keputusan yang akan diambilnya.

Bagaimana tata cara untuk shalat dan doa istikharah memohon petunjuk? Tata cara melaksanakan shalat istikharah ini sama dengan shalat sunnah lainnya. Tidak ada bacaan atau surat khusus yang harus dibaca ketika melaksanakan shalat istikharah. laksanakan saja seperti biasa shalat sunah lainnya yaitu diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Yang membedakan shalat istikharah dengan shalat lainnya adalah niatnya. Agar lebih jelas bagaimana untuk melakukan shalat istikharah yang benar, berikut tata cara untuk melakukan shalat istikharah yang benar ulasan Web Islami:

1. Bersuci terlebih dahulu

Sebelum melaksanakan shalat istikharah wajib bersuci terlebih dahulu baik dari hadats besar maupun hadats kecil. Jika masih mempunyai hadats besar sebaiknya melakukan mandi besar terlebih dahulu kemudian berwudhu baru menunaikan shalat istikharah. Untuk Muslim yang tidak mempunyai hadats besar, bisa langsung mengambil air wudhu sebelum melaksanakan shalat istikharah. Tata cara untuk berwudhu shalat istikharah sama dengan tata cara mengambil wudhu pada umumnya.

2. Niat sHalat istikharah

Seperti yang dikatakan sebelumnya, shalat istikharah sama dengan Sholat Dhuha dan shalat sunnah lainnya hanya niatnya saja yang berbeda. Adapun niat untuk melaksanakan shalat istikharah yaitu:

“usahaili sunatal istikharati raka’taini lillahi ta’ala”.

Arti dari niat ini yaitu “aku berniat untuk shalat istikharah sebanyak dua raka’at karena Allah Ta’ala.”

3. Awali dengan takbir dan akhiri dengan salam

Setelah berniat kemudian takbiratul ihram, maka lakukan shalat seperti biasanya. Tidak ada bacaan atau surat khusus yang harus dibaca selama melakukan shalat istikharah ini. Jangan lupa untuk melaksanakan shalat dengan khusyuk sambil meminta pertolongan pada Allah SWT agar dimudahkan atau diberi petunjuk yang benar dan terbaik untuk diri Anda. Akhiri shalat dengan salam seperti biasanya.

4. Membaca doa istikharah

Sebelum membaca doa sholat istikharah, sangat disarankan untuk berdzikir terlebih dahulu yaitu dengan beristighfar memohon ampunan kepada Allah dan membaca salawat nabi serta bacaan tasbih dan tahmid. Setelah selesai berdzikir, langsung dilanjutkan dengan membaca doa sholat istikharah. Adapun bacaan dari doa shalat istikharah adalah :

اَللهُمَّ اِنِّى اَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَاَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَاَسْئَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ. فَاِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَآاَقْدِرُ وَلَآاَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللهُمَّ اِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هذَااْلاَمْرَخَيْرٌلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ فَاقْدُرْهُ لِىْ وَيَسِّرْهُ لِىْ ثُمَّ بَارِكْ لِىْ فِيْهِ وَاِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هذَااْلاَمْرَشَرٌّلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ وَعَاقِبَةِ اَمْرِىْ وَعَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّىْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْلِى الْخَيْرَحَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِّنِىْ بِهِ

“Allahuma inni istakhiruka bi’ilmika wa astaqdiruka biqudratika wa asaluka mingqadhlikal ‘adhimi fainnaka taqdiru wa la aqdiru wa ta’lamu wa la a’lamu wa anta ‘alamulghuyub. Allahumma inkunta ta’lamu anna hadzal amra khairul li fi dini wa ma’asyi wa ‘aqibati amri faaqdurhu li wa yassiruhu li, w ain kunta ta’lamu an hadzal amra syarrul li fi dini ma’asyi wa ‘aqibati amri fashriftu ‘anni washrifni ‘anhu waqdur lil khaira haitsu kana tsumma fardhu bihi.”

Arti dari doa ini adalah: “Ya Allah saya memohon agar Allah memilihkan yang baik menurutNya dan saya memohon Allah memberikan kepastian dengan ketentuan Mu dan saya memohon dengan kemurahan Allah yang amat besar dan agung karena sesungguhnya hanya Allah yang maha berkuasa sedangkan saya tidak mengetahui dan hanya Allah lah yang sangat mengetahui semua sesuatu yang masih tersembunyi. Ya Allah, jika Allah mengetahui persoalan ini baik untuk saya, dalam agama saya dan dalam kehidupan saya dan baik juga akibatnya bagi saja maka berikanlah kepada saya dan mudahkanlah untuk saya. Jika Allah mengetahui bahwa ini tidak baik untuk saya, bagi agama saya dan kehidupan saya, serta tidak baik akibatnya untuk saya maka jauhkanlah dari saya. Berilah kebaikan di mana saja saya berada dan jadikanlah saya orang yang rela dan ikhlas menerima anugerah Mu.”

Secara umum, tata cara shalat istikharah sama dengan Tata Cara Sholat sunnah lainnya, hanya saja niat dan doa yang diucapkan berbeda. Setelah mengetahui bagaimana tata cara shalat istikharah tentu saja ada pertanyaan muncul kapan sebaiknya shalat istikharah ini dilaksanakan? Dalam hadis tidak menyebutkan waktu khusus dilaksanakannya shalat istikharah, hanya disebutkan jika seorang Muslim mengalami kebimbangan mintalah petunjuk pada Allah dengan cara berdoa dan melaksanakan shalat istikharah. Ini artinya shalat istikharah dan doa istikharah bisa dilaksanakan kapan saja, baik di siang hari maupun di malam hari. Sebagian ulama menyarankan jika shalat istikharah dilaksanakan pada saat malam hari sebelum tidur atau pada waktu shalat tahajud di sepertiga malam.

Membaca doa istikharah sebenarnya tidak harus setelah melaksanakan shalat sunah dua rakaat. Untuk wanita yang sedang haid atau menstruasi bisa membacanya tanpa harus melakukan shalat terlebih dahulu. Namun sebelum membaca doa ini, sangat disarankan untuk mengambil air wudu terlebih dahulu agar tubuh dalam keadaan bersih. Shalat istikharah sebaiknya dilaksanakan sendiri agar mendapatkan ketenangan.

Banyak yang menanyakan apakah setelah shalat dan membaca doa istikharah maka semua permasalahan bisa terjawab dengan sendirinya? Sebenarnya semua perkara yang ada di dunia ini yang berhak dan wajib menyelesaikannya adalah manusia itu sendiri. Fungsi dari shalat istikharah ini adalah untuk lebih meyakinkan bahwa pilihan yang nantinya akan diambil adalah tepat. Pendapat mengenai bagaimana Allah memberikan petunjuk atau jawaban dari shalat istikharah masih dalam perdebatan. Sebagian ulama mengatakan bahwa petunjuk akan diberikan lewat mimpi tapi ada pula yang berpendapat bahwa petunjuk yang diberikan tersirat dengan adanya kemantapan dalam memilih.

Sebenarnya jawaban dari shalat istikharah tidak harus lewat mimpi karena petunjuk yang diberikan oleh Allah tidak selalu melalui mimpi. Terkadang petunjuk yang diberikan melalui kejadian yang terduga setelah melaksanakan shalat istikharah. Bisa jadi petunjuk dari Allah berupa keyakinan atau kemantapan hati dalam memilih atau melakukan pilihan yang ada. Jadi, Anda tidak harus berpaku bahwa jawaban dari doa istikharah adalah berupa mimpi. Gunakan hati dan pikiran yang jernih ketika akan memilih, petunjuk dari Allah akan selalu menyertai Anda. Jika sekali shalat masih saja bimbang lakukanlah terus menerus sampai keyakinan dan jawaban atau petunjuk dari Allah sudah Anda temukan untuk menjawab semua permasalahan dan kebimbangan hati Anda.